Postingan

Menampilkan postingan dengan label hut ke-73 muslimat

KEBERANIAN DUO & AQIL SIROJ YANG MEMBUAT GEMPAR

KEBERANIAN DUO 'AQIL SIROJ' YANG MEMBUAT GEMPAR Abuya Jafar Shadiq Aqil Siroj (Alm) dan Abuya Said Aqil Siroj adalah dua putra dari Kiai Aqil Siroj, Ponpes Khas Kempek Cirebon. Keduanya memiliki keberanian dan ketegasan yang hampir sama. Di mata para santrinya, benar-benar tidak ada rasa takut dalam diri mereka, selagi urusannya masih dengan manusia. Bagi keduanya, hanya Allah yang perlu ditakuti. Di ranah publik, utamanya kepada pemerintah, yang baginya tidak adil, Abuya Jafar selalu mengkritik keras, sekalipun pada hal-hal sepele. Suatu hari kala Penulis masih mengaji Alfiyah kepada Abuya Jafar, Abuya bercerita kepada kami, santri Kempek saat itu, bahwa beberapa Kiai di Cirebon telah diberi sarung oleh Gubernur Aher pada masanya. Namun, sarung yang diberikan Gubernur kepada Buya Jafar lebih bagus daripada sarung-sarung yang ia beri kepada kiai-kiai lain. Sontak saja, Abuya dengan nada tegas dan berani berkomentar di depan Gubernur, "Saya tidak terima sarung ini jika ki...

K.H. Sa`id Aqil Siraj: Nabi saw. Diutus dan Diperintah Bentuk Umat Moderat (Ummatan Wasatha)

Gambar
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj memberikan tausiyah pada peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-73 Muslimat NU di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Ahad (27/1). Dalam tausiyahnya, Kiai Said menegaskan bahwa dalam Al-Qur’an tidak disebutkan Nabi Muhammad membentuk umat Islam. Allah memerintahkan Nabi Muhammad untuk membentuk suatu organisasi yang bernama ummatan wasathan (umat yang moderat). Menurut Kiai Said, perintah membentuk umat yang moderat itu supaya umat memiliki peran dan berkualitas. “Muslimat keren tidak? Hebat tidak? Berperan?” Tanya Kiai Said yang kemudian langsung dijawab oleh ibu-ibu Muslimat NU dengan keren dan baik. Kiai Said mengemukakan bahwa terdapat sejumlah peran yang harus dikembangkan oleh umat yang moderat. Pertama, peran agama. Menurutnya, NU sudah seharusnya menguasai berbagai kegiatan dan jabatan keagamaan, seperti khotbah, imam masjid, dan kepala KUA. Sebabnya, jika NU tidak memegangnya, maka segala praktik keaga...

Simak Faktanya: Gebyar HUT Muslimat ke-73 Jadi Perbincangan Teratas Dunia Maya dan Nyata

Gambar
Menggebyarnya peringatan hari lahir ke-73 Muslimat Nahdlatul Ulama di Stadion Utama Gelora Bung Karno tidak hanya di dunia nyata, tetapi ramai dan menjadi perbincangan teratas di media sosial twitter. Harlah yang dihadiri tak kurang dari 120.000 warga Muslimat NU ini merajai trending topic di twitter. Bahkan dari Sabtu (26/1) malam hingga saat ini, tiga tagar terkait Harlah Muslimat mendominasi trending topic. Tiga tagar tersebut ialah #HarlahMuslimatNU73 #Harlah73MuslimatNU dan MuslimatandiGBK. Antusiasme anggota Muslimat NU dari 43 provinisi dan 7 PCI Muslimat NU luar negeri terlihat mulai memenuhi jalanan ibu kota Jakarta sejak Sabtu. Malam mereka mulai menjejaki stadion sepak bola termegah di Indonesia itu. Lewat tengah malam, mereka bermuhasabah dan bermunajat dalam shalat tahajud, shalat hajat, dan istighotsah yang dipimpin oleh Ketua Umum PP Pergunu KH Asep Saifuddin Chalim. Khidmah tersebut ibu-ibu Muslimat tujukan untuk keselamatan dan kedamaian bangsa. Bahkan, m...