Postingan

Menampilkan postingan dengan label Covid 19

MEMBANGUN BANGSA BERAGAMA DENGAN PANCASILA: CATATAN INSPIRASI KH. SAID AQIL SIRAJ

Gambar
Prof. Dr. KH. Said Aqil Siraj Potret Bangsa Indonesia Indonesia merupakan negara yang penduduknya beragam, baik beragam suku, budaya, etnis, bahasa, bahkan agama. Penduduknya tidak dipaksakan untuk menganut satu keyakinan apapun. Kebebasan memilih dan memilah keragaman yang ada di dalamnya menjadi hak bagi siapapun yang hidup di Indonesia. Meskipun demikian, kebebasan itu tetap dibatasi dengan dasar negaranya, yaitu Pancasila. Lima sila yang ada di dalamnya menjadi pondasi bagi setiap warganya dalam berkehidupan. Dalam hal keberagaman agama, Indonesia memiliki enam agama resmi, yaitu Islam, Kristen, Hindu, Buddha, Protestan dan Konghucu. Dari keenamnya itu, Islam merupakan agama yang paling banyak dianut oleh mayoritas bangsa Indonesia. Sebagaimana dituturkan oleh riset Lembaga Amerika Few Forum and Religion Life, pada tahun 2011, jumlah orang Islam Indonesia mencapai 204.8 juta jiwa, yang itu berarti sembilan kali lipat dari penduduk muslim Arab Saudi (Waskito, 2014: 231).   ...

GAGAL HAJI DI TENGAH PANDEMI (Kilas Balik Gagalnya Penyelenggaraan Haji Sepanjang Sejarah)

Gambar
Dr. Muchlish M. Hanafi Covid-19 menerjang siapa dan apa saja. Tidak terkecuali sektor agama. Masih ingat Ramadhan lalu terasa ‘ambyar’, tanpa kemeriahan. Di depan mata, 2,5 juta calon haji sedang menanti. Termasuk 230 ribu CALHAJ asal Indonesia. Akankah haji tahun ini ambyar gara-gara pandemi?  Saudi pasti putar otak. Segala usaha dikerahkan sebab ini hajat orang banyak, selain jadi sumber devisa. Tapi, apakah siap dengan segala risiko? Secara diplomatis, Saudi berkata harus siap menyelenggarakan haji di berbagai situasi. Tetapi keselamatan jiwa prioritas utama. Maka, kata Menhaj Saudi pada akhir Maret lalu, “Tunggu dulu, sampai situasi jelas. Jangan buat kontrak-kontrak.” Apakah ini lampu kuning, menuju merah?  Kalau sampai tahun ini haji ‘ambyar’ itu bukan yang pertama. Setidaknya sudah pernah terjadi 40 kali dalam sejarah, sejak mula diwajibkan tahun 9 H. hingga 1441 H., haji gagal terlaksana. Penyebabnya bermacam-macam, mulai dari krisis ekonomi, politik, instabilitas kea...