1# Jangan Lawan Fitnah Dengan Fitnah - Faedah Syekh Yusri Rusydi (Ulama al-Azhar Pensyarah Shahih al-Bukhari)
1. Jangan Lawan Fitnah Dengan Fitnah!
Fitnah artinya musibah,
- Kalau dari Allah SWT berarti cobaan yang mengandung hikmah diantaranya untuk membedakan mana yang baik dan buruk dari umat manusia.
- Kalau dari manusia berarti malapetaka, termasuk dosa besar; suatu perbuatan keji yang lebih kejam dari pembunuhan.
Kita diajarkan untuk berhati-hati saat ada peristiwa yang tercampur baur antara baik dan buruk, agar tidak terkena "fitnah" yang menimpa umum.
Jika kamu ulama; kewajibanmu adalah mengingkari hal mungkar dengan menegur secara lisan.
Jika kamu orang awam adalah dengan tidak ikut serta dan berusaha menasehati orang-orang dekatmu seperti keluarga dantetangga dekat.
Kapan kewajiban menegur itu jatuh?
Saat semua orang sudah tidak memperdulikan nasehat karena mereka masing-masing bangga dengan pendapat dirinya. Saat seperti itulah kamu diam saja dan jauhi dengan berdiam diri di rumah. Ini adalah petunjuk Rasulullah saw. yang ditertawakan banyak orang..
Islam bermula asing & akan kembali asing...
Itu seperti yang terjadi masa-masa demo di negeri-negeri Arab. Saat masing-masing bangga mempertahankan pendapat bahkan menghancurkan bangunan-bangunan negara.
Agama sudah mengajarkan semuanya termasuk dalam menghadapi berbagai fitnah. Bahkan Rasulullah saw. sudah menyebutkan seluruh nama-nama keturunan Bani Umayyah yang membuat fitnah setelah Beliau saw..
Rasulullah SAW bersabda: "Setelahku, kalian akan menemui para penguasa yang mementingkan maslahat mereka dan hal-hal yang kalian ingkari".
Para shahabat berkata: "Apa yang kami mesti lakukan wahai Rasulullah?"
Rasulullah SAW: "Tunaikan hak para penguasa itu & mintalah pada Allah SWT agar hak kalian terpenuhi". Dia-lah yang Mampu Mengganti dan Merubahnya.
Jadi, Rasulullah mengajarkan kita untuk menunaikan hak penguasa zhalim itu dengan tidak keluar melawan mereka demi menjaga dari petaka dan kehancuran yang lebih dahsyat. Menghindari kezhaliman.
Kenyataan yang kita lihat sendiri bagaimana penderitaan rakyat Libya setelah jatuhnya Khaddafi yang zhalim.. Sekarang rakyat Libya mengatakan bahwa tidak pernah penderitaan yang mereka lalui sekarang dirasakan masa Khaddafi dan memimpikannya kembali. Itu juga yang terjadi di Iraq saat jatuhnya kekuasaan Saddam yang zhalim.
Seperti halnya ada partai yang meminta kekuatan asing untuk ikut campur menghancurkan negara mereka.. Sebelumnya terjadi di masa Andalus saat sebagian penguasa meminta kekuatan Eropa untuk melawan penguasa muslim lainnya... Akibatnya Islam lenyap dari Spanyol.
Syekh Sa'id Ramadhan al-Buthi rahimahullah mengatakan bahwa: "Kita tidak membela kezhaliman dan tidak terima kezhaliman, tapi kita tidak mau melawan kezhaliman dengan kezhaliman".
Kita diperintahkan untuk taat pada penguasa artinya tidak keluar melawannya, bukan dengan mengikuti mereka dalam kemaksiatan & mendukung kezhaliman, bersabar meskipun para penguasa itu mengambil kekayaan negara demi kepentingan diri & keluarga mereka.
Karena kekuatan bersenjata akan dilawan oleh kekuatan bersenjata... Seperti itulah yang terjadi di Syria setelah sebelumnya pertanian yang diolah baik, pabrik yg berkarya dsb lalu warganya menjadi pengungsi di mana-mana.
Fitnah artinya musibah,
- Kalau dari Allah SWT berarti cobaan yang mengandung hikmah diantaranya untuk membedakan mana yang baik dan buruk dari umat manusia.
- Kalau dari manusia berarti malapetaka, termasuk dosa besar; suatu perbuatan keji yang lebih kejam dari pembunuhan.
Kita diajarkan untuk berhati-hati saat ada peristiwa yang tercampur baur antara baik dan buruk, agar tidak terkena "fitnah" yang menimpa umum.
Jika kamu ulama; kewajibanmu adalah mengingkari hal mungkar dengan menegur secara lisan.
Jika kamu orang awam adalah dengan tidak ikut serta dan berusaha menasehati orang-orang dekatmu seperti keluarga dantetangga dekat.
Kapan kewajiban menegur itu jatuh?
Saat semua orang sudah tidak memperdulikan nasehat karena mereka masing-masing bangga dengan pendapat dirinya. Saat seperti itulah kamu diam saja dan jauhi dengan berdiam diri di rumah. Ini adalah petunjuk Rasulullah saw. yang ditertawakan banyak orang..
Islam bermula asing & akan kembali asing...
Itu seperti yang terjadi masa-masa demo di negeri-negeri Arab. Saat masing-masing bangga mempertahankan pendapat bahkan menghancurkan bangunan-bangunan negara.
Agama sudah mengajarkan semuanya termasuk dalam menghadapi berbagai fitnah. Bahkan Rasulullah saw. sudah menyebutkan seluruh nama-nama keturunan Bani Umayyah yang membuat fitnah setelah Beliau saw..
Rasulullah SAW bersabda: "Setelahku, kalian akan menemui para penguasa yang mementingkan maslahat mereka dan hal-hal yang kalian ingkari".
Para shahabat berkata: "Apa yang kami mesti lakukan wahai Rasulullah?"
Rasulullah SAW: "Tunaikan hak para penguasa itu & mintalah pada Allah SWT agar hak kalian terpenuhi". Dia-lah yang Mampu Mengganti dan Merubahnya.
Jadi, Rasulullah mengajarkan kita untuk menunaikan hak penguasa zhalim itu dengan tidak keluar melawan mereka demi menjaga dari petaka dan kehancuran yang lebih dahsyat. Menghindari kezhaliman.
Kenyataan yang kita lihat sendiri bagaimana penderitaan rakyat Libya setelah jatuhnya Khaddafi yang zhalim.. Sekarang rakyat Libya mengatakan bahwa tidak pernah penderitaan yang mereka lalui sekarang dirasakan masa Khaddafi dan memimpikannya kembali. Itu juga yang terjadi di Iraq saat jatuhnya kekuasaan Saddam yang zhalim.
Seperti halnya ada partai yang meminta kekuatan asing untuk ikut campur menghancurkan negara mereka.. Sebelumnya terjadi di masa Andalus saat sebagian penguasa meminta kekuatan Eropa untuk melawan penguasa muslim lainnya... Akibatnya Islam lenyap dari Spanyol.
Syekh Sa'id Ramadhan al-Buthi rahimahullah mengatakan bahwa: "Kita tidak membela kezhaliman dan tidak terima kezhaliman, tapi kita tidak mau melawan kezhaliman dengan kezhaliman".
Kita diperintahkan untuk taat pada penguasa artinya tidak keluar melawannya, bukan dengan mengikuti mereka dalam kemaksiatan & mendukung kezhaliman, bersabar meskipun para penguasa itu mengambil kekayaan negara demi kepentingan diri & keluarga mereka.
Karena kekuatan bersenjata akan dilawan oleh kekuatan bersenjata... Seperti itulah yang terjadi di Syria setelah sebelumnya pertanian yang diolah baik, pabrik yg berkarya dsb lalu warganya menjadi pengungsi di mana-mana.
Baca Juga: 2# Jangan Merebut Kursi Penguasa - Faedah Syekh Yusri Rusydi (Ulama al-Azhar Pensyarah Shahih al-Bukhari)
Jadi apa yang lebih baik?!
Tapi kita maunya ikut orang-orang bodoh dengan khutbah yang berapi-api. Setelah khutbah, para pemuda saling bunuh membunuh sementara yg berkhutbah pulang tidur di istananya. Mereka itu kaum pembohong.
Para shahabat radhiyallahu 'anhum menyaksikan sendiri bagaimana keganasan para penguasa Bani Umayyah, tapi mereka tidak keluar mendemo atau melawan, bahkan para shahabat ikut serta dalam berbagai futuhat Bani Umayyah.. Hanya saja para shahabat tidak ikut serta dalam kejahatan yang dilakukan Bani Umayyah.
Bayangkan kalau para shahabat radhiyallahu 'anhum keluar melawan dan terjadi pertumpahan darah secara luas. Mungkin Islam tidak sampai pada kita.
----
Faedah dari Maulana Syekh Yusri Rusydi hafizhahullah, dars Jum'at pagi, 7 Desember 2018.. Bab fitan dari kitab shahih al-Bukhari.
https://www.facebook.com/dr.yosrygabr/videos/336420390276764/
Jadi apa yang lebih baik?!
Tapi kita maunya ikut orang-orang bodoh dengan khutbah yang berapi-api. Setelah khutbah, para pemuda saling bunuh membunuh sementara yg berkhutbah pulang tidur di istananya. Mereka itu kaum pembohong.
Para shahabat radhiyallahu 'anhum menyaksikan sendiri bagaimana keganasan para penguasa Bani Umayyah, tapi mereka tidak keluar mendemo atau melawan, bahkan para shahabat ikut serta dalam berbagai futuhat Bani Umayyah.. Hanya saja para shahabat tidak ikut serta dalam kejahatan yang dilakukan Bani Umayyah.
Bayangkan kalau para shahabat radhiyallahu 'anhum keluar melawan dan terjadi pertumpahan darah secara luas. Mungkin Islam tidak sampai pada kita.
----
Faedah dari Maulana Syekh Yusri Rusydi hafizhahullah, dars Jum'at pagi, 7 Desember 2018.. Bab fitan dari kitab shahih al-Bukhari.
https://www.facebook.com/dr.yosrygabr/videos/336420390276764/

Komentar
Posting Komentar